Jumat, 28 November 2014

Simple Queue Mikrotik

Setting Manajemen Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queue.

Assalamu'alaikum...
Pada kesempata kali ini saya mau mencoba share cara setting simple queue di Mikrotik untuk memanajemen bandwidth.

Pada sebuah jaringan yang mempunyai banyak client, diperlukan sebuah mekanisme pengaturan bandwidth dengan tujuan mencegah terjadinya monopoli penggunaan bandwidth sehingga semua client bisa mendapatkan jatah bandwidth masing-masing. QOS(Quality of services) atau lebih dikenal dengan Bandwidth Manajemen, merupakan metode yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. 
Pada RouterOS Mikrotik penerapan QoS bisa dilakukan dengan fungsi Queue. 

Contoh :
Kita akan melakukan limitasi maksimal upload : 256kbps dan maksimal download : 256kbps terhadap client dengan IP 172.16.1.2 yang terhubung ke Router. Parameter Target Address adalah IP Address dari client yang akan dilimit. Bisa berupa :
  • Single IP (172.16.1.2) langsung pad ip komputer tsb.
  • Network IP (172.16.1.0/24) biasa digunakan untuk parent limiter klien.
  • Beberapa IP (172.16.1.2,172.16.1.4) dengan menekan tombol panah bawah kecil di sebelah kanan kotak isian.
Sebelum melakukan setting untuk limit bandwidth per ip/komputer, kita harus setting untuk parent limiter dahulu. Pada percobaan kali ini saya setting parent dengan upload : 2Mbps dan download : 2Mbps dan untuk Target Address : 172.16.1.0/24 (ip network lokalan).

Gambar 1


Setelah setting parent limiter, sekarang setting untuk menentuan kecepatan maksimum client dilakukan pada parameter target upload dan target download max-limit. Bisa dipilih dengan drop down menu atau ditulis manual. Satuan bps (bit per second).

Gambar 2

Setelah membuat limiter seperti gambar diatas, saatnya untuk mencobanya.

Berikut video tutorial setting simple queue di mikrotik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar